Engine Control System
Aircraft Engine Control
|
|
Aircraft
engine control berfungsi sebagai pemberi informasi kepada pilot mengenai
pengoperasian dari mesin pesawat.
Basic Controls dan Indicator
- Master Switch - terdiri dari dua switch yang berbeda/terpisah, yaitu battery master dan alternator master. Battery master mengaktifkan relay ( biasanya disebut battery contactor ) yang menghubungkan baterai ke aircraft's main electrical bus. Dan alternator master mengaktifkan alternator dengan menggunakan tenaga kepada alternator field circuit. Dua switch ini menghasilkan tenaga elektrikal ke seluruh pesawat.
- Throttle - berfungsi sebagai penyetel tenaga pesawat yang diinginkan. Throttle mengkontrol kumpulan aliran udara ( pada engine yang berinjeksi ) atau campuran dari fuel/udara ( di engine berkaburator ) yang dikirimkan menuju silinder.
- Propeller Control - Mengatur Constant Speed Unit, yang mana mengatur sudut dari propeller dan meregulasi engine load seperlunya untuk menahan penyetelan dari R.P.M.
- Mixture Control - Menyetel banyaknya fuel yang ditambahkan ke intake airflow.
- Ignition Switch - Mengaktifkan magnetos dengan membuka grounding atau 'p-lead circuit'. Di kebanyakan pesawat ignition switch juga menghasilkan power untuk starter motor saat engine dinyalakan. Posisi dari ignition switch antara lain : off, right, left, both, start.
- Tachometer - penunjuk untuk menunjukan engine speed dalam revolution per minute ( RPM ) atau dalam persen.
- Manifold Pressure ( MP ) Gauge - menunjukan tekanan absolute pada intake manifold.
- Oil Temperature Gauge - Menunjukan suhu engine oil.
- Oil Pressure Gauge - menunjukan tekanan supply untuk engine lubricant.
- Exhaust Gas Temperature ( EGT ) Gauge - menunjukan temperatur dari exhaust gas pada saat sesudah combustion.
- Cylinder Head Temperature ( CHT ) Gauge - menunjukan temperatur dari salah satu kepala silinder.
- Carburator Heat Control - mengkontrol pengaplikasian dari panas ke carburetor venturi area untuk melepas atau menahan pembentukan kristal es di pipa karburator.
- Alternate Air - Melewati air filter pada engine berinjeksi.
Fuel
- Fuel Primer Pump - pompa manual untuk menambahkan sedikit fuel pada intake silinder untuk membantu menyalakan cold engine.
- Fuel Quantity Gauge - menunjukan banyaknya fuel yang tersisa di dalam tank yang dilihat. Satu per tiap tank.
- Fuel Select Valve - Menghubungkan aliran fuel dari tank menuju engine.
jika pesawat
dilengkapi dengan fuel pump :
- Fuel Pressure Gauge - menunjukan supplai tekanan dari fuel menuju ke carburator.
- Fuel Boost Pump Switch - mengkontrol pengoperasian dari auxiliary electric pump untuk menghasilkan fuel ke engine pada saat engine belum menyala atau pada saat engine fuel pump mengalami failure.
Propeller
Jika pesawat
dilengkapi dengan propeller :
- Propeller Control - Mengatur Constant Speed Unit, yang mana mengatur sudut dari propeller dan meregulasi engine load seperlunya untuk menahan penyetelan dari R.P.M.
- Manifold Pressure Gauge - menunjukan tekanan absolute pada intake manifold.
Cowl
Jika pesawat
dilengkapi dengan adjustable cowl flaps :
- Cowl Flaps Position Control
- Cylinder Head Temperature Gauge
Komentar
Posting Komentar